17 Maret 2017

Serangan Hama Wereng, Akibatkan Hasil Panen Petani Tidak Maksimal

BLITAR - Beberapa bulan terakhir hujan kerap turun, bahkan seringkali intensitasnya cukup tinggi. Hal itu berdampak pada kemunculan hama wereng di lahan pertanian, termasuk di wilayah Kota Blitar.
Harmani, petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Blitar pada Kamis (16/03), mengakui bahwa sekitar 1,26 hektar lahan sawah di tiga kecamatan Kota Blitar, sejak bulan lalu terserang hama wereng batang coklat. Serangan hama wereng paling banyak ditemui di Kecamatan Sananwetan dengan luasan 0,56 hektar. Sementara untuk Kecamatan Sukorejo sudah terserang 0,28 hektar dan 0,42 hektar untuk Kecamatan Kepanjenkidul.
Menurut Harmani, beberapa tanaman yang paling banyak di serang hama wereng merupakan tanaman padi dan ketan saulin. Harmani memprediksi dari 1,26 hektar lahan sawah yang terserang hama wereng, sekitar 50 persennya berpotensi gagal panen. Namun 50 persen lainnya masih bisa diselamatkan.
Lebih lanjut Harmani menambahkan, sebagai upaya penanggulangan serangan hama wereng itu, pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian sudah membagikan bantuan pestisida dan insektisida, khususnya bagi petani di wilayah yang terserang hama wereng. Namun tentunya tetap mengedepankan langkah awal, yang ramah dengan lingkungan.(ram)



Dibaca : 46













Close